banner 728x250

Catat Sejarah, Intji Indriati Duduki Kursi Sekda Lampung Utara, Mampukah Jawab Krisis Birokrasi?

  • Bagikan
banner 468x60

Lampung Utara, Elvanonews.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara resmi melantik Intji Indriati sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Utara, Senin (9/2/26). Pelantikan tersebut menjadi sorotan publik karena Intji Indriati tercatat sebagai perempuan pertama yang menduduki jabatan strategis tertinggi di lingkungan birokrasi daerah tersebut.

Pelantikan dilakukan oleh Bupati Lampung Utara di lingkungan Kantor Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. Penunjukan Intji Indriati dinilai sebagai momentum penting, namun sekaligus menjadi ujian besar mengingat kompleksitas persoalan birokrasi, rendahnya kualitas pelayanan publik, serta tuntutan reformasi tata kelola pemerintahan yang selama ini masih menjadi pekerjaan rumah Pemkab Lampung Utara.

Intji Indriati merupakan putri asli Lampung Utara dengan pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang pemerintahan. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

Sekretaris Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lampung, Azep Maulana, menyampaikan apresiasi sekaligus catatan kritis terhadap pelantikan tersebut.

Menurutnya, penunjukan Sekda perempuan pertama harus diiringi dengan terobosan nyata, bukan sekadar simbol representasi gender.

“Ibu Intji memiliki rekam jejak birokrasi yang panjang. Namun publik tentu tidak hanya menunggu simbol sejarah, melainkan menuntut kinerja konkret, terutama dalam pembenahan sistem pelayanan publik, transparansi anggaran, dan disiplin aparatur sipil negara,” ujar Azep.

Ia menambahkan, posisi Sekda memiliki peran sentral sebagai motor penggerak birokrasi. Oleh karena itu, keberhasilan Intji Indriati akan sangat ditentukan oleh keberaniannya melakukan evaluasi internal, menindak aparatur yang tidak profesional, serta memastikan seluruh kebijakan daerah benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

Pelantikan ini sekaligus menjadi titik awal pembuktian, apakah kehadiran Sekda perempuan pertama di Lampung Utara mampu menjawab problem struktural pemerintahan daerah, atau justru akan terjebak dalam pola birokrasi lama yang selama ini kerap dikritik publik. Red

banner 325x300
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *